Hanura

Hasto: Karolin-Gidot Satu Platform Dengan Perjuangan Jokowi

 SENIN, 09 APRIL 2018 , 17:47:00 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Hasto: Karolin-Gidot Satu Platform Dengan Perjuangan Jokowi

Foto: Net

RMOL. Pasangan Karolin Margret Natasa-Suryatman Gidot di Pilgub Kalimantan Barat (Kalbar) merupakan satu kesatuan dari perjuangan platform PDIP mewujudkan kesejahteraan rakyat dan meratanya pembangunan, sebagaimana yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Atas alasan itu, Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto meminta kader di Kalbar menyosialisasikan kepada warga bahwa kepemimpinan Presiden Jokowi dalam menjalankan program-program dan pembangunannya akan berjalan efektif jika Kalbar dipimpin oleh Karolin-Gidot, yang mana dari sisi ideologi dan platform sama.

"Pak Jokowi sejak menjadi presiden sudah sembilan kali berkunjung ke Kalbar dalam rangka mempercepat pembangunan. Ini tidak lepas dari platform perjuangan partai yang mengamanatkan agar melakukan pembangunan dari pinggiran, perbatasan yang menjadi wajah depan NKRI," ujarnya dalam pembukaan Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakersasus) DPD PDI Perjuangan Kalbar, di Pontianak, Senin (9/4).

Hasto kemudian menjabarkan bahwa pada periode lalu Kalbar juga dipimpin oleh kader PDIP, yakni Cornelis. Di bawah kepemimpinan Cornelis yang berkoalisi dengan Demokrat, terbukti Kalbar mendapatkan perhatian serius dari Presiden Jokowi.  Hal ini bisa dilihat dari kunjuang kerja Jokowi yang cukup banyak.

“Seperti pembangunan Jembatan Kapuas 3 di daerah Wajok Hilir, Kabupaten Mempawah, PLBN Entikong, PLBN Aruk di Kabupaten Sambas dan PLBN Badau di Kabupaten Kapuas Hulu,” ujarnya.

Selain itu, Jokowi juga meresmikan langsung Jembatan Pak Kasih di Kecamatan Tayan, Kabupaten Sanggau. Jembatan itu merupakan yang terpanjang di Pulau Kalimantan dan membentang di atas Sungai Kapuas dengan total panjang 1.650 meter.

“Bahkan, pada kunjungan tahun 2016 lalu di Kalbar Presiden Jokowi juga meresmikan pembangunan proyek pembangkit listrik mobile power plant (MPP) 4 x 25 megawatt di Desa Jungkat, Kabupaten Mempawah, pembangunan PLTU mangkrak di tengah jalan sejak 8 tahun lalu,” urainya.

Dengan perhatian besar dari pemerintah pusat sebagaimana dilakukan Presiden Jokowi, maka penting bagi PDI Perjuangan menyiapkan kepemimpinan yang menjadi satu kesatuan agar sinergi antara pembangunan dan program pusat dan daerah benar-benar efektif.

"Karena itu, lakukan sosialisasi dari pintu ke pintu, sampaikan salam dari Pak Jokowi, sampaikan salam dari Ibu Megawati. Sampaikan bahwa pemilihan bupati, walikota, gubernur, adalah satu kesatuan kepemimpinan dengan presiden kita, Pak Jokowi," ungkap Hasto.

Dalam agenda rakerdasus ini Hasto didampingi oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Sri Rahayu, Putra Nababan dari News Room PDI Perjuangan, dan anggota Fraksi PDIP DPR dari Dapil Kalbar, Lazarus dan Erwin Tobing. [ian]

Komentar Pembaca
Indonesia Harus Belajar Dari Anjloknya Lira Turki
Dikecewakan Prabowo, GNPF Ancam Golput

Dikecewakan Prabowo, GNPF Ancam Golput

, 14 AGUSTUS 2018 , 15:00:00

Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

, 09 AGUSTUS 2018 , 17:24:00

Hapus Ambang Batas Nyapres

Hapus Ambang Batas Nyapres

, 08 AGUSTUS 2018 , 14:37:00

Tegang Saat Prabowo Masuk

Tegang Saat Prabowo Masuk

, 10 AGUSTUS 2018 , 16:40:00