Dr. H. Oesman Sapta

DKPP: Indonesia Harus Belajar Soal Pemilu Dari Malaysia

 RABU, 16 MEI 2018 , 21:47:00 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

DKPP: Indonesia Harus Belajar Soal Pemilu Dari Malaysia

Foto: RMOL

RMOL. Indonesia harus belajar beberapa hal tentang Pemilu dari Malaysia. Salah satunya, mengenai sistem Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) di negeri Jiran itu.

Hal itu diutarakan anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Alfitra Salamm dalam sebuah diskusi tentang pemilu Malaysia di lobby gedung Bawaslu RI dan DKPP, Jakarta Pusat, Rabu (16/5).

Menurut dia, pemilu yang berlangsung di Malaysia lebih singkat dan sederhana. Selain itu, Disdukcapil di Malaysia updating, tidak mengurus daftar pemilih tetap (DPT), dan daftar pemilih sementara (DPS).

"Jadi mudah banget. Sistem itu yang harus kita pelajari," ujarnya.

"Pemilu Malaysia yang dilaksanakan pada tanggal 9 Mei lalu, pukul 17.00 sore harinya sudah close. Jam 11 malam KPU di sana sudah langsung umumkan, besok malamnya Perdana Menteri langsung dilantik," sambung Alfitra.

Meski demikian, dia menilai sistem pemilu di Malaysia masih terdapat kelemahan. Salah satunya karena tidak ada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu ( DKPP) seperti di Indonesia.

Alfitra juga menyorot soal demokrasi di Malaysia. Kata dia, demokrasi di sana tidak berjalan dengan baik, karena regenerasi kepemimpinan berhenti.

"Kalau dari segi demokrasi Indonesia lebih baik, karena di Malaysia tidak ada periodesasi kepemimpinan, tetapi Indonesia dibatasi dua periode," pungkasnya. [sam]

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.167): Tak Seirama Di Kubu Petahana
#KataRakyat: Ahok Untungkan Jokowi-Maruf

#KataRakyat: Ahok Untungkan Jokowi-Maruf

, 14 FEBRUARI 2019 , 17:00:00

Tertawa Usai Diperiksa KPK

Tertawa Usai Diperiksa KPK

, 15 FEBRUARI 2019 , 02:52:00

Jumatan Di Kauman

Jumatan Di Kauman

, 15 FEBRUARI 2019 , 13:45:00

Rapur Penutupan DPD

Rapur Penutupan DPD

, 14 FEBRUARI 2019 , 13:38:00

Golkar: Nasdem Lepas Tangan Di <i>Injury Time</i>

Golkar: Nasdem Lepas Tangan Di Injury Time

Politik15 Februari 2019 10:37

Rizal Ramli: Mohon Maaf Pak Jokowi, Anda Tidak Kredibel
Jokowi Ulas Latar Iriana Dan Cucu, Korsa: Pilihan Warga Muhammadiyah Tidak Berubah
Beban Berat Jokowi Menghadapi Debat Kedua

Beban Berat Jokowi Menghadapi Debat Kedua

Hersu Corner17 Februari 2019 15:54

AI Di Ngawi

AI Di Ngawi

Dahlan Iskan18 Februari 2019 05:00

Ahmad Dhani Dikebut, Apa Kabar Kasus Pengeroyokan Yang Diduga Dilakukan Herman Hery?
Milenial Safety Road Di Bali Raih Rekor MURI

Milenial Safety Road Di Bali Raih Rekor MURI

Nusantara18 Februari 2019 05:50

Swasembada Dan Capaian Pertanian Indonesia
AI Di Ngawi

AI Di Ngawi

Dahlan Iskan18 Februari 2019 05:00

Terindikasi Kecurangan, BPN Evaluasi Dengan KPU
Catatan Pejalan

Catatan Pejalan

Rumah Kaca18 Februari 2019 03:20