PILGUB SUMUT

PKPI Ke Djoss Demokrat Ke Eramas, PKB Masih Menimang-nimang

Kamis, 17 Mei 2018, 09:14 WIB | Laporan: Ruslan Tambak

Ance Selian/Net

RMOL. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tinggal satu-satunya partai politik yang belum menentukan sikap di Pilgub Sumatera Utara 2018.

Koalisi PKB sebelumnya yakni PKPI dan Partai Demokrat sudah memutuskan pilihan. PKPI ke Djarot Syaiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djoss) sementara Demokrat ke Edy Rahmayadi-Musa Rajecshah (Eramas).

Ketua DPW PKB Sumut Ance Selian mengatakan hingga saat ini mereka masih belum menentukan arah dukungan karena beberapa pertimbangan.

Salah satunya yakni mengenai visi misi dari dua pasangan calon yang dinilai paling mendekati visi misi yang sebelumnya diembannya bersama JR Saragih.

"Kami masih melihat pasangan mana kira-kira dapat membawa visi misi membangun Sumut yang kita susun dulu," sebut Ance, Rabu (16/5), seperti dilansir dari RMOL Sumut.

Dalam menentukan pilihan, PKB tidak ingin terburu-buru dan gegabah. Sebab, partai mereka dituntut untuk bijak dalam menentukan nasib masyarakat lewat dukungan terhadap calon pemimpin yang tepat.

"Kami tidak mau terburu-buru. Karena nasib rakyat Sumatera Utara yang dipertaruhkan disini," ujar Ance.

Meski tidak terburu-buru, namun hal ini menurut Ance tidak diartikan bahwa mereka menutup diri terhadap kedua paslon tersebut. Komunikasi tetap dilakukan meskipun sifatnya kepada parpol pendukung masing-masing paslon.

"Secara partai komunikasi saya tetap terbuka. Saya sebagai ketua DPW PKB tentu tetap menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh pengurus parpol pengusung paslon. Namun dalam komunikasi ini saya menjelaskan posisi kami seperti apa saat ini," pungkasnya.

Diketahui, Ance Selian merupakan bakal calon wakil gubernur bersama JR Saragih yang dinyatakan gagal oleh KPU Sumut. JR-Ance sebelumnya diusung Partai Demokrat, PKB dan PKPI. [rus]

Kolom Komentar


Video

Giliran Kemenag Digeledah KPK

Senin, 18 Maret 2019
Video

Jokowi Pertahankan Strategi Pangan Yang Gagal

Senin, 18 Maret 2019
Video

Seknas Prabowo-Sandi Temukan Keanehan DPT Di Jakarta

Senin, 18 Maret 2019
loading