Hanura

Kemensos Beri Pendampingan Psikososial Korban Bom Surabaya

 SABTU, 19 MEI 2018 , 04:46:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Kementerian Sosial (Kemensos) terus melakukan pendampingan kepada korban pengeboman di Surabaya dan Sidoarjo.
Kemensos melalui Tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP) yang terdiri dari unsur Taruna Siaga Bencana (Tagana), Tenaga Pelopor Perdamaian dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) melakukan pendampingan dan advokasi sosial kepada keluarga korban meninggal dan korban luka.

Tim ini dibagi ke sejumlah titik. Pertama, pendampingan korban yang tersebar di delapan rumah sakit di Surabaya. Kedua, pendampingan warga terdampak ledakan di Rusunawa Wonocolo, Kabupaten Sidoarjo. Ketiga, di Media Center Polda Jawa Timur untuk memantau perkembangan informasi terbaru dan selanjutnya akan di informasikan ke Pusdalops Tagana Jatim.

"Kami telah intruksikan seluruh anggota tim untuk all out membantu bersama unsur relawan lainnya. Yang paling mendesak adalah melaksanakan pendampingan psikososial, seperti trauma healing," terang Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/5).

Dalam pendampingan psikososial tersebut, Tim LDP selain bersilaturahmi dan menyampaikan duka cita, juga menjabarkan tentang persyaratan agar ahli waris mendapatkan santunan kematian dari Kemensos.

"Begitu juga dengan korban luka, pendampingan terus berjalan secara intensif dan melalui pendekatan-pendekatan personal agar segala sesuatnya berjalan lancar. Kami tekankan untuk sangat berhati-hati mengingat suasana batin mereka masih sangat berduka," sambung Harry.

Berdasarkan laporan Tim LDP, hingga Selasa siang (15/5) jumlah korban luka yang telah terdata sebanyak 94 orang dan pendataan ahli waris korban meninggal sebanyak 18 orang.

Sementara itu, jumlah santunan kematian untuk setiap ahli waris adalah Rp 15 juta per jiwa dan santunan untuk korban luka-luka maksimal Rp 5 juta per jiwa. [ian]

Komentar Pembaca
Indonesia Harus Belajar Dari Anjloknya Lira Turki
Dikecewakan Prabowo, GNPF Ancam Golput

Dikecewakan Prabowo, GNPF Ancam Golput

, 14 AGUSTUS 2018 , 15:00:00

Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

, 09 AGUSTUS 2018 , 17:24:00

Hapus Ambang Batas Nyapres

Hapus Ambang Batas Nyapres

, 08 AGUSTUS 2018 , 14:37:00

Tegang Saat Prabowo Masuk

Tegang Saat Prabowo Masuk

, 10 AGUSTUS 2018 , 16:40:00