Hanura

DPD Minta Penyelenggaran Ibadah Haji Tahun Ini Bisa Lebih Baik

 RABU, 30 MEI 2018 , 16:49:00 WIB | LAPORAN: HENDRY GINTING

DPD Minta Penyelenggaran Ibadah Haji Tahun Ini Bisa Lebih Baik

Lukman Hakim/RMOL

RMOL. Penyelenggaran ibadah haji terus menunjukkan peningkatan setiap tahunnya. Namun pada tahun 2017 lalu, Komite III DPD RI masih menemukan sedikit permasalahan pada penyelenggaran ibadah haji.
Ketua Komite III DPD RI Fahira Idris mengatakan, memang perlu ada pembenahan penyelenggaran haji agar tahun ini bisa lebih baik.

“Catatan kami, perlu peningkatan kualitas pembinaan ibadah haji atau manasik haji. Kami saat tinjauan ke Arab Saudi masih melihat jemaah yang kurang memahami syariat ibadah haji,” katanya saat RDP dengan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Gedung DPD, Jakarta, Rabu (30/5).

Bukan hanya itu, ia meminta dengan jumlah Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) dan Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) yang minim, tetap maksimal bertugas mendampingi jemaah.

“Terkait TPHI dan TPIHI Komite III mengapresiasi bahwa tahun ini Kementerian Agama telah memperbaiki kualitasnya,” cetus Fahira.

Dirinya menambahkan, saat ini fakta di lapangan calon jemaah umrah setiap tahunnya mengalami peningkatan. Namun, besarnya animo umat untuk umrah sayangnya telah disalahgunakan oleh oknum penyedia travel umrah.

“Tentunya ini menimbulkan kerugiaan materil umat. Maka perlu ketegasan pemerintah terhadap kasus penyelenggara umroh,” jelas Fahira.

Sementara itu, Anggota DPD RI Provinsi Sumatera Utara Dedi Iskandar Batubara menjelaskan, tahun lalu DPD langsung melakukan pengawasan haji. Ada hal penting yang dipertanyakan masyarakat terutama jemaah haji lansia.

“Besar harapan mereka bisa menjadi prioritas utama. Mungkin Kemenag bisa mencari formulanya,” pinta dia.

Senada dengan Dedi, Anggota DPD Provinsi Jambi Abu Bakar Jamalia juga mempermasalahkan jemaah haji lansia. Seharusnya, kata dia, pemerintah bisa mencarikan solusi bagi jamaah haji lansia.

“Masalah jemaah lansia memang menjadi krusial. Apa perlu para lansia yang ingin haji hanya melakukan wajibnya saja. Setelah itu balik lagi ke tanah air,” saran dia.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menjelaskan pihaknya telah melakukan evaluasi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2017. Ada 10 catatan haji yang akan ditindaklanjuti pada tahun ini.

“Catatan itu diantaranya screening status jamaah haji, perubahan sistem sewa akomodasi, serta penambahan petugas haji,” ujarnya.

Lukman menambahkan pada tahun ini ada penambahan TPHI,TPIHI, dan Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI). Nantinya dalam satu kloter akan didampingi oleh satu TPHI dan TPIHI.

“Inovasi baru pada tahun ini yaitu pengrekrutan secara online dan ujian CAT. Hal ini untuk menepis rumor negatif dari rekrutmen,” papar dia.

Untuk masalah penyelenggara umrah, Lukman mengatakan bahwa ada langkah besar dalam mengatasi umrah. Pertama, pihaknya telah memperbaiki regulasi.

“Jadi semua aturan kita buat baru. Misalnya ada harga standar yaitu minimal 20 juta, dibawah itu kita akan panggil penyelenggara. Selain itu jika calon jamaah sudah melunasi pembayaran bisa segera diberangkatkan,” terangnya. [fiq]

Komentar Pembaca
Indonesia Harus Belajar Dari Anjloknya Lira Turki
Dikecewakan Prabowo, GNPF Ancam Golput

Dikecewakan Prabowo, GNPF Ancam Golput

, 14 AGUSTUS 2018 , 15:00:00

Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

, 09 AGUSTUS 2018 , 17:24:00

Hapus Ambang Batas Nyapres

Hapus Ambang Batas Nyapres

, 08 AGUSTUS 2018 , 14:37:00

Tegang Saat Prabowo Masuk

Tegang Saat Prabowo Masuk

, 10 AGUSTUS 2018 , 16:40:00