Hanura

Picu Perburuan Liar, Pemerintah Harus Kaji Pembukaan Lahan Tambak Di Lampung

 RABU, 13 JUNI 2018 , 02:23:00 WIB | LAPORAN: WAHYU SABDA KUNCAHYO

RMOL. Pemerintah diminta mengkaji ulang pembukaan lahan tambak seluas 30 hektare di Desa Enclave Way Haru, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Pasalnya, pembukaan tambak yang diikuti pembukaan jalur disekitarnya memicu aksi perburuan liar di area kawasan taman nasional yang berdekatan.

Lembaga Hijau Biru Nusantara melalui presediumnya Nur Rahman mengatakan, di sekitar wilayah tersebut merupakan komunitas hidup satwa langka dan dilindungi, diantaranya harimau. Menurutnya, setiap pembukaan lahan, termasuk tambak baik aksesnya justru dapat memberi dampak kemudahan masuknya pemburu liar.

"Ini terbukti adanya pembunuhan oleh pemburu liar yang diduga mengunakan kemudahah akses jalan tersebut," kata Nur Rahman kepada redaksi, Rabu (13/6).

Fakta tersebut dengan ditemukannya kulit satu ekor Harimau Sumatera awal Juni lalu di Sinarogan, Desa Tampang Muda, Kabupaten Tanggamus.

Nur Rahman menyatakan, pihaknya meminta pemerintah mengkaji ulang atau bahkan mencabut jika sudah memberi izin terkait pembukaan lahan tambak yang memicu maraknya perburuan liar. Hal tersebut perlu dilakukan demi kelestarian satwa.

Tidak hanya satwa, pembukaan lahan tambak yang berdekatan dengan wilayah konservasi hutan dan cagar alam laut bakal merusak ekosistem. Sebab, terjadi perubahan area yang signifikan terhadap kelestarian kawasan hutan dan cagar alam laut di sekitarnya.

"Pemerintah dan aparat diminta juga menindak tegas segala bentuk perusakan terhadap lingkungan hingga terbunuhnya satwa langka. Di hutan tidak ada hak azazi manusia yang ada hak azazi rimba karena kita numpang dan satwa adalah tuan rumahnya," jelas Nur Rahman.

Untuk itu, Hijau Biru Nusantara akan mengawal dan memantau perkembangan hukum tersebut dan juga terhadap permasalahan lingkungan lainnya.

"Kalau perlu kami akan demo Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan jika ditemukan kelalaian dan ketidaktegasan dalam menjaga lingkungan," tegas Nur Rohman. [nes]



Komentar Pembaca
Hadi Tjahjanto - TNI dan Polri (Bag.2)

Hadi Tjahjanto - TNI dan Polri (Bag.2)

, 15 AGUSTUS 2018 , 18:00:00

Hadi Tjahjanto - Pengamanan Asian Games (Bag.1)
Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

, 09 AGUSTUS 2018 , 17:24:00

Hapus Ambang Batas Nyapres

Hapus Ambang Batas Nyapres

, 08 AGUSTUS 2018 , 14:37:00

Tegang Saat Prabowo Masuk

Tegang Saat Prabowo Masuk

, 10 AGUSTUS 2018 , 16:40:00