Hanura

Boemipoetra Nusantara Indonesia Gelar Pra Kongres Ketiga di Padang

 KAMIS, 05 JULI 2018 , 15:53:00 WIB | LAPORAN: ARRY KURNIAWAN

Boemipoetra Nusantara Indonesia Gelar Pra Kongres Ketiga di Padang

Foto/Net

RMOL. Usia kemerdekaan akan menginjak usia 73 tahun pada 2018. Namun, sejumlah persoalan mendasar masih mendera bangsa Indonesia terutama soal keadilan dan kesejahteraan.
"Ini tercermin dari penguasaan sumber daya alam yang hanya dinikmati oleh segelintir orang. Satu persen orang kaya di Indonesia tapi menguasai 46 persen kekayaan Indonesia," tambahnya.

Menyikapi kondisi itu, Boemipoetra akan menggelar seminar sesi ketiga Prakongres Boemipoetra Nusantara Indonesia di Asrama Haji Kota Padang, Sumbar, Jumat (6/7).

Acara ini akan dihadiri tokoh-tokoh nasional, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan berbagai Organisasi Kepemudaan (OKP) dan Organisasi Masyarakat (Ormas) di Sumatera Barat.

Dalam seminar bertajuk "Boemipoetra Pendiri NKRI, Boemipoetra Pemilik NKRI dan Boemipoetra Penguasa NKRI" akan menampilkan sejumlah akademisi dan para praktisi yang pakar di bidangnya yang mewakili setiap dimensi Asta Gatra Nasional.

Pembicara itu masing-masing Prof. Dr. Maswadi Rauf, MA yang akan berbicara status Boemipoetra Indonesia prainvasi Belanda dan pascainvasi hingga era reformasi. Kemudian Prof. Dr. Sobar Sutisna membahas status sosial politik Boemipoetra menurut paradigma penguasaan geografis NKRI. Selanjutnya Dr. M. Dahrin La Ode, M.Si akan berbicara mengenai status Boemipoetra menurut paradigma politik NKRI dan Letjen TNI (Purn). Prof. Dr. Syarifudin Tippe akan berbicara terkait peran Boemipoetra dalam konteks bela negara. Sementara itu praktisi senior, Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso akan berbicara status Boemipoetra Nusantara menurut perspektif pertahanan dan keamanan NKRI.

Pembicara lainnya Dr. Ichsanuddin Noorsy BSc, SH, M.Si akan memaparkan status Boemipoetra menurut pembangunan ekonomi nasional. Ratna Sarumpaet akan berbicara terkait eksistensi Boemipoetra Nusantara Indonesia dalam paradigma sila kelima dan Rocky Gerung akan memaparkan paradigma politik Boemipoetra dalam Negara Pancasila.

"Kami mengajak masyarakat Sumatera Barat dapat menghadiri acara tersebut dengan penuh antusias," kata Muhardi didampingi Ketua Panitia Wilayah Sumatera Barat Erisman.

Menurut Muhardi, seminar serupa sebelumnnya digelar di Makassar dan Yogyakarta. Ada empat tujuan seminar ini digelar. Pertama, mengungkapkan dan menegaskan kembali atas peran, hak dan kewajiban Boemipoetra dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kedua, menyikapi secara kritis dan komprehensif permasalahan yang terjadi saat ini khususnya permasalahan kesenjangan sosial dan ekonomi yang semakin tajam. Ketiga, menumbuhkan kesadaran kepada masyarakat luas bahwa Boemipoetra merupakan pendiri, pemilik, penguasa NKRI.

"Keempat mewujudkan kekuasaan Boemipoetra Nusantara Indonesia pada setiap dimensi Asta Gatra nasional," ujarnya. [rry]

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.156): Menanti Hasil Perburuan SBY
Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi
720 Pengacara Bela Rizal Ramli

720 Pengacara Bela Rizal Ramli

, 17 SEPTEMBER 2018 , 17:17:00

Marching Band TNI AL Di Rusia

Marching Band TNI AL Di Rusia

, 15 SEPTEMBER 2018 , 12:50:00

Cium Tangan Kiai

Cium Tangan Kiai

, 21 SEPTEMBER 2018 , 22:41:00