Hanura

Keselamatan Peserta Pleno Rekapitulasi Pilkada Sumut Tingkat Provinsi Diabaikan

 MINGGU, 08 JULI 2018 , 12:41:00 WIB | LAPORAN: TAUFIQURROHMAN

Keselamatan Peserta Pleno Rekapitulasi Pilkada Sumut Tingkat Provinsi Diabaikan

Foto/RMOLSumut

RMOL. Pelaksanaan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilkada Sumatera Utara 2018 tingkat provinsi, digelar di lantai III Hotel Le Polonia Medan, Minggu (8/7).
Diberitakan Kantor Berita RMOLSumut, rapat pleno tersebut dibuka okeh Ketua KPU Sumut, Mulia Banurea didampingi oleh seluruh anggota KPU Sumut seperti Benget Silitonga, Yulhasni, Nazir Salim Manik dan Iskandar Zulkarnain.

Pleno tersebut juga dihadiri oleh saksi dari kedua pasangan calon yang bertarung di Pilgub Sumut 2018, serta seluruh komisioner KPU kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

Pantauan di lokasi, satu-satunya akses menuju ruangan tempat berlangsungnya rapat pleno hanya melalui lift berkapasitas sekitar 8 orang dan dilanjutkan ke lorong sempit yang dijaga ketat personil Polri, hingga menuju pintu yang juga menjadi satu-satunya akses masuk ruangan pertemuan.

Ironisnya, meski diikuti oleh ratusan peserta, namun faktor keselamatan terkesan diabaikan. Sebab sejak awal acara, tidak ada satupun pengumuman mengenai petunjuk jalur keselamatan yang disampaikan kepada peserta jika dalam kondisi darurat seperti kebakaran maupun gempa bumi.

Tidak hanya itu, seluruh pintu darurat mulai dari lantai 1 hingga lantai 3 Hotel Le Polonia juga awalnya dalam kondisi terkunci saat acara sudah dimulai. Pintu darurat baru dibuka saat setelah acara berlangsung beberapa waktu.

"Aneh juga ini pintu darurat ikut dikunci," kata salah seorang pengunjung, Yugo saat hendak menuju ruang pertemuan.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Penyuluhan Pemadam Kebakaran Kota Medan Huddin P. Hasibuan, mengatakan aturan yang mengharuskan adanya pengumuman mengenai jalur evakuasi pada gedung pertemuan di Kota Medan memang belum dibuat dalam bentuk peraturan daerah.

Namun hal ini menurutnya sudah diatur dalam Keputusan Menteri PU tentang petunjuk keselamatan.

"Perda belumm ada. Namun petunjuk-petunjuk keamanan (safety) itu ada dalam bentuk Keputusan Menteri PU didalamnya termasuk Standard Operational Prosedur (SOP)," katanya kepada Kantor Berita RMOLSumut.

Dalam keputusan menteri tersebut menurut Huddin, pengelola gedung juga diminta untuk tetap menyampaikan safety induction (petunjuk keselamatan) kepada tamu mereka.

"Pintu darurat juga tidak boleh terkunci, tertutup boleh tapi tidak boleh terkunci saat ada kegiatan didalam," ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses rekapitulasi hasil perolehan suara pada Pilgub Sumut 2018 masih berlangsung. [fiq]

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.156): Menanti Hasil Perburuan SBY
Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi
720 Pengacara Bela Rizal Ramli

720 Pengacara Bela Rizal Ramli

, 17 SEPTEMBER 2018 , 17:17:00

Marching Band TNI AL Di Rusia

Marching Band TNI AL Di Rusia

, 15 SEPTEMBER 2018 , 12:50:00

Cium Tangan Kiai

Cium Tangan Kiai

, 21 SEPTEMBER 2018 , 22:41:00