Hanura

Ketua DPR: Membangun Gresik Lewat Tiga Sektor

 SABTU, 14 JULI 2018 , 06:58:00 WIB | LAPORAN: HENDRY GINTING

Ketua DPR: Membangun Gresik Lewat Tiga Sektor

Bambang Soesatyo/RMOL

RMOL. Potensi sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Gresik, Jawa Timur yang sangat besar bisa dijadikan modal untuk membangun, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun hingga saat potensi tersebut  belum dimanfaatkan secara maksimal.
Begitu ditegaskan Ketua DPR Bambang Soesatyo saat membuka acara Press Gathering Koordinatoriat Wartawan Parlemen dengan tema "Potensi Pembangunan Kabupaten Gresik Melalui Pangan Mandiri, Dunia Usaha dan Wisata" di Gresik, Jumat malam (13/7).

Pernyataan itu disampaikannya setelah mendengarkan pemaparan Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto tentang pencapaian hasil pembangunan di Gresik.
 
Selain Bambang acara itu juga dihadiri Wakil Ketua Komisi IV DPR Viva Yoga Mauladi, Anggota Komisi III DPR dari Nasdem Achmad Sahroni, Anggota Komisi XI DPR dari Golkar M. Misbakhun, Setjen DPR RI beserta jajarannya, serta wartawan Koordinatorat DPR.

Bambang kagum dengan hasil pembangunan di Kabupaten Gresik, yang dinilainya sangat luar biasa.

"Kabupaten Gresik ternyata memiliki potensi pembangunan yang sangat membanggakan. Daerah ini punya potensi di sektor pertanian, sektor dunia usaha, dan sektor pariwisata. Perlu juga diketahui bersama bahwa pemerintah telah mencanangkan kawasan pangan mandiri sebagai salah satu strategi untuk mempercepat pembangunan," ujarnya.

Politisi Partai Golkar ini mengatakan, peningkatan kualitas hidup manusia dan meningkatkan produktivitas rakyat, merupakan bagian dari Nawacita pemerintahan Joko Widodo. Dan dengan potensi yang dimiliki, Gresik menurutnya bisa mewujudkan progran tersebut.

"Ini adalah sektor yang memiliki peranan besar dalam perekonomian di Kabupaten Gresik, misalnya dari sektor industri, karena industri tersebut cukup banyak dan menyerap tenaga kerja," kata Bamsoet begitu dia akrab disapa.

Selain itu, kata dia, potensi pembangunan ini dilakukan melalui proses pemberdayaan masyarakat. Untuk itu diperlukan kebijakan-kebijakan dari pemerintah, dalam hal ini pemerintah Kabupaten Gresik, yang mendukung prinsip-prinsip pencapaian pangan mandiri.

Prinsip tersebut, ujarnya antara lain kemandirian yang menolak segala ketergantungan dari pihak lain serta memaksimalkan kemampuan sendiri dalam mencapai tujuan kecukupan ekonomi partisipatif sebagai pendekatan dalam pemberdayaan masyarakat transparan dan kredibel.

"Dengan menerapkan prinsip-prinsip tersebut pada kebijakan yang dirumuskan, maka diharapkan pembangunan di Kabupaten Gresik dapat memaksimalkan potensi pembangunan melalui pangan mandiri," katanya lagi.
 
Pada kesempatan itu, mantan Ketua Komisi III DPR itu juga mengingatkan kepada semua pihak untuk tidak mengesampingkan masih terdapat potensi lain yang bisa dikembangkan di Gresik, terutana di sektor pariwisata dan dunia usaha.

"Sebagai Kota Santri, Gresik dapat mengembangkan potensi wisata religi dengan menelusuri jejak-jejak peninggalan Wali Songo," katanya.

Bambang mengatakan Kabupaten Gresik juga memiliki potensi wilayah panorama alam, seperti Pulau Bawean, Pantai Delegan, dan lainnya. Tapi pihaknya menyayangkan potensi parisiwaata itu tidak dikembangkan lebih baik lagi.

Sejalan dengan pembangunan potensi pariwisata tersebut, ujarnya, maka terdapat pula potensi pembangunan dari dunia usaha, terutama Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Karenanya, dia berharap pemerintah kabupaten sebagai penentu kebijakan dapat mengarahkan UKM yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan, dan peningkatan daya saing.

"Pentingnya pembangunan potensi wisata dan potensi dunia usaha yang selaras, saya berkeyakinan Gresik dapat tumbuh menjadi kabupaten yang maju dan bersaing dengan kabupaten lain dari seluruh wilayah Indonesia," ujarnya.

Dia mengatakan, patut diketahui bahwa DPR berkeinginan untuk terus membangun komunikasi yang positif dengan masyarakat. Tujuannya tidak lain adalah semata agar masyarakat dapat menerima informasi dan perkembangan pembangunan yang sedang berlangsung.

"Pers juga memiliki kesempatan untuk meliput potensi-potensi pembangunan tersebut. Hal ini sejalan dengan fungsi pers untuk menyiarkan informasi kepada khalayak, serta perannya sebagai kontrol sosial kepada pemerintah agar dapat tetap berjalan dalam koridor konstitusi," ujarnya menambahkan.

Dengan potensi-potensi pembangunan yang ada di Kabupaten Gresik, dukungan dari DPR dan Pemerintah termasuk Pemerintah Daerah, serta apresiasi dari rekan-rekan media, Bamsoet percaya Gresik dapat mewujudkan pembangunan yang adil, sejahtera, dan berkualitas. [rus]


Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.156): Menanti Hasil Perburuan SBY
Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi
720 Pengacara Bela Rizal Ramli

720 Pengacara Bela Rizal Ramli

, 17 SEPTEMBER 2018 , 17:17:00

Marching Band TNI AL Di Rusia

Marching Band TNI AL Di Rusia

, 15 SEPTEMBER 2018 , 12:50:00

Cium Tangan Kiai

Cium Tangan Kiai

, 21 SEPTEMBER 2018 , 22:41:00