Hanura

Peduli Warga Dara'a, ACT Gelar Teatrikal Sambil Galang Dana Di CFD

 MINGGU, 15 JULI 2018 , 08:45:00 WIB | LAPORAN: SWARA SETIA

Peduli Warga Dara'a, ACT Gelar Teatrikal Sambil Galang Dana Di CFD

Foto: RMOL

RMOL. Sejumlah aktivis dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) menggelar aksi teaktrikal menggambarkan krisis kemanusiaan yang terjadi saat ini di kota Dara'a, Suriah.
Aksi teatrikal ACT yang bertepatan car free day di area Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu pagi (15/7) ini sekaligus upaya menggalang dana untuk para pengungsi dari kota Dara'a.

Tepat di depan spanduk bertuliskan "Hentikan Darah Bertumpah di Dara'a" tampak terbaring tiga sosok mayat terbungkus kain kafan putih yang  sudah dilumuri cat warna merah.

Para pengunjung CFD pun ramai membubuhkan tanda tangan pada kain putih yang dibentangkan.

“Bantulah mereka," pinta seorang aktivis ACT berkerudung pink. [wid]




 

Komentar Pembaca
Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

, 18 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Represif, Jokowi Jadi Raja Saja!

Represif, Jokowi Jadi Raja Saja!

, 18 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

, 13 SEPTEMBER 2018 , 16:15:00

HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00

Djoko Santoso: Kami Hormati Pilihan Pak Gatot Nurmantyo
<i>Asia Sentinel</i>: Pemerintahan Era SBY Cuci Uang Rp 177 Triliun
Aksi Mahasiswa UIR Pekanbaru Tempeleng Jutaan Mahasiswa Indonesia
KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

Politik17 September 2018 07:25

Kabareskrim Mau Tangkap Hendropriyono, Arief: Itu Kabar Bohong
Pileg Jangan Dikotori Aksi Saling Hujat

Pileg Jangan Dikotori Aksi Saling Hujat

Politik19 September 2018 05:33

Tuding Moeldoko Ibarat Buruk Muka Cermin Dibelah
Houston

Houston

Dahlan Iskan19 September 2018 05:00

Kiai Ma'ruf Minta Didoakan Berhasil Jadi Wapres
Uni Eropa Selidiki 28 Kelompok Produk Baja Dunia