Dr. H. Oesman Sapta

Penyederhanaan Bahasa Daerah Melanggar Konstitusi

 SENIN, 13 AGUSTUS 2018 , 14:39:00 WIB | LAPORAN: WAHYU SABDA KUNCAHYO

Penyederhanaan Bahasa Daerah Melanggar Konstitusi

Foto/Net

RMOL. Komisi X DPR RI meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi mengkaji ulang rencana penyederhanaan bahasa-bahasa daerah.

"Saya heran dengan rencana dan argumentasi mendikbud soal penyederhanaan bahasa daerah. Ini ide offside karena melanggar konstitusi," ujar anggota Komisi X Anang Hermansyah kepada wartawan di Jakarta, Senin (13/8).

Dia menjelaskan, pasal 32 ayat 2 UUD 1945 secara tegas menyatakan bahwa negara menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional.

Menurut Anang, negara mendapat mandat untuk menghormati dan memelihara bahasa daerah bukan justru mengerdilkan apalagi menghapusnya.

"Mandat konstitusi tegas dan jelas yakni negara wajib memelihara dan memghormati bahasa daerah," katanya.

Dia menilai bahwa argumentasi soal kesulitan pejabat dalam berkomunikasi dengan warganya juga tidak tepat. Sebab, kepala daerah seharusnya faham tentang budaya dan bahasa daerah yang dipimpin.

"Saya dari dapil Jember-Lumajang ya fasih bicara bahasa Jawa dan Madura. Pemimpin harus tahu yang dipimpin, jangan dibalik-balik," tegas Anang.

Sebelumnya, mendikbud mewacanakan akan menyederhanakan bahasa daerah yang jumlahnya cukup banyak di seluruh Indonesia. Hal itu disebut menyulitkan sebagai alat komunikasi. [wah]


Komentar Pembaca
Gugatan Kisman Ke Surya Paloh Tak Mudah Didamaikan
#KataRakyat: Apa sih Unicorn?

#KataRakyat: Apa sih Unicorn?

, 20 FEBRUARI 2019 , 21:41:00

Rachma Dan Mantan Panglima NATO

Rachma Dan Mantan Panglima NATO

, 22 FEBRUARI 2019 , 18:06:00

Sandi Cium Tangan SBY

Sandi Cium Tangan SBY

, 22 FEBRUARI 2019 , 18:45:00

Mulfachri Harahap Diperiksa

Mulfachri Harahap Diperiksa

, 20 FEBRUARI 2019 , 18:53:00

Curhat Buni Yani Dalam Lapas, Apa Ahok Pernah Kelihatan Di Penjara?
Segera Berakhir, Pemerintahan Jokowi Harus Tetap Diawasi
Malam Munajat 212, 14 KAI Berhenti Luar Biasa Di Stasiun Jatinegara
Prabowo Bukan Lagi Lawan Jokowi

Prabowo Bukan Lagi Lawan Jokowi

Hersu Corner22 Februari 2019 21:13

Lima Hari Lagi

Lima Hari Lagi

Dahlan Iskan23 Februari 2019 05:16

Andi Arief: Ungkap Kejadian, Sudirman Said Hendak Dihabisi
Pakar Ekonomi Nilai Jokowi Permainkan Rakyat
Prabowo: Tidak Boleh Lagi Ada Rakyat Yang Tidak Bisa Makan
Dua Saksi Untuk Tersangka Samin Tan Mangkir Pemeriksaan
Lima Hari Lagi

Lima Hari Lagi

Dahlan Iskan23 Februari 2019 05:16

Bantuan Alsintan

Bantuan Alsintan

foto23 Februari 2019 04:29

Vaksin 14 Ribu Dosis Dikirim Ke NTB Cegah Rabies