Dr. H. Oesman Sapta

Ratusan Ribu Hektare Sawah Indramayu Terancam Kekeringan

 SELASA, 14 AGUSTUS 2018 , 15:45:00 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Ratusan Ribu Hektare Sawah Indramayu Terancam Kekeringan

Foto: Lahan Kekeringan Indramayu/RMOL

RMOL. Ratusan hingga ribuan hektare lahan pertanian di Indramayu alami kekeringan. Pasalnya, saluran irigasi yang mengalir dari jaringan (bendung) Rentang di Majalengka belum mencukupi kebutuhan.

Akibatnya, petani di kabupaten lumbung padi ini akan alami gagal panen dan mewujudkan ketahanan serta stabilitas pangan nasional.

Mengutip laman Kantor Berita RMOLJabar, jaringan Rentang saat ini terbagi sistem irigasinya dengan kebutuhan event Asian Games cabang olahraga (Cabor) Kano Slalom. Venue tersebut berada di Bendung Rentang Jati Tujuh kabupaten Majalengka.

Sejumlah desa di Indramayu seperti Kedokangabus, Kandanghaur dan Losarang, Indramayu bagian tengah yang menjadi tempat aliran air dari Bendung Rentang alami kekurangan air.

Anggota Komisi V DPR RI Drs. Yoseph Umarhadi mengatakan jaringan Rentang belum memadai untuk ketersediaan irigasi di 3 kabupaten, baik Majalengka, Cirebon maupun Indramayu.

Belum lagi, katanya, untuk menuju ke Indramayu jangkauannya sangat jauh hingga ke pintu 24. Ditambah lagi event Asian Games, debit air Rentang diturunkan mencapai 15-17 meter kubik per detik agar pertandingan Kano Slalom dapat berlangsung.

"(Sementara) untuk bisa menjangkau sampai ke hilir yaitu kecamatan Kandanghaur, Kroya, dan Kedokangabus harus minimal debitnya harus di atas 20 M3 per detik," paparnya.

Yoseph Umarhadi mengaku telah mengupayakan melalui Komisi V DPR RI untuk melakukan revitalisasi Bendung Cipanas agar ketersediaan air baku bagi masyarakat petani di Indramayu bisa mendapatkan support air tambahan dan tidak melulu mengandalkan dari sistem jaringan Rentang.

"(Bendung Cipanas) saat ini sudah mulai konstruksi dengan anggaran mencapai lebih dari 1 triliun rupiah," paparnya.

Dijelaskan Yoseph Umarhadi, alokasi rencana anggaran itu belum termasuk irigasi primer dan sekunder. "InsyaAllah cepat atau lambat Indramayu bakal makin produktif penghasil beras di Indonesia," ucapnya.

Menurut Yoseph Umarhadi, bagian hilir di 3 wilayah bagian tengah Indramayu (Kedokangabus, Kandanghaur dan Losarang) berbeda dengan wilayah timur Indramayu terutama di kecamatan Kertasemaya, Sliyeg, Tukdana dan beberapa kecamatan lain.

Di wilayah timur Indramayu masih hijau dan ketersediaan air baku cukup memadai ditambah dengan support jaringan irigasi Rentang dan Bendungan Jatigede. "Irigasi di Rentang akan dimodernisasi dengan investasi 1-3 triliun bantuan luar negeri," tandasnya. [jto]


Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.167): Tak Seirama Di Kubu Petahana
#KataRakyat: Ahok Untungkan Jokowi-Maruf

#KataRakyat: Ahok Untungkan Jokowi-Maruf

, 14 FEBRUARI 2019 , 17:00:00

Tertawa Usai Diperiksa KPK

Tertawa Usai Diperiksa KPK

, 15 FEBRUARI 2019 , 02:52:00

Jumatan Di Kauman

Jumatan Di Kauman

, 15 FEBRUARI 2019 , 13:45:00

Rapur Penutupan DPD

Rapur Penutupan DPD

, 14 FEBRUARI 2019 , 13:38:00

Golkar: Nasdem Lepas Tangan Di <i>Injury Time</i>

Golkar: Nasdem Lepas Tangan Di Injury Time

Politik15 Februari 2019 10:37

Rizal Ramli: Mohon Maaf Pak Jokowi, Anda Tidak Kredibel
Jokowi Ulas Latar Iriana Dan Cucu, Korsa: Pilihan Warga Muhammadiyah Tidak Berubah
Beban Berat Jokowi Menghadapi Debat Kedua

Beban Berat Jokowi Menghadapi Debat Kedua

Hersu Corner17 Februari 2019 15:54

AI Di Ngawi

AI Di Ngawi

Dahlan Iskan18 Februari 2019 05:00

Ahmad Dhani Dikebut, Apa Kabar Kasus Pengeroyokan Yang Diduga Dilakukan Herman Hery?
Milenial Safety Road Di Bali Raih Rekor MURI

Milenial Safety Road Di Bali Raih Rekor MURI

Nusantara18 Februari 2019 05:50

Swasembada Dan Capaian Pertanian Indonesia
AI Di Ngawi

AI Di Ngawi

Dahlan Iskan18 Februari 2019 05:00

Terindikasi Kecurangan, BPN Evaluasi Dengan KPU
Catatan Pejalan

Catatan Pejalan

Rumah Kaca18 Februari 2019 03:20