Hanura

Massa #2019PrabowoPresiden Tumpah Ruah Hingga Stasiun

 JUM'AT, 07 SEPTEMBER 2018 , 19:47:00 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Massa #2019PrabowoPresiden Tumpah Ruah Hingga Stasiun

Deklarasi GNPP/RMOLLampung

RMOL. Massa peserta Deklarasi Gerakan Nasional Prabowo Presiden (GNPP) tumpah ruah memenuhi halaman Bambungkuning Squre, hingga luber ke Stasiun KAI Tanjungkarang dan Pasar Bawah, Kota Bandarlampung. Ribuan personil kepolisian mengamankan kegiatan tersebut.
Seperti dilansir Kantor Berita RMOLLampung, matahari yang terik pada Jumat (7/9) siang pukul 14.00 WIB itu, sound sistem serta panggung yang ala kadarnya, tetap menarik antusias masyarakat untuk menghadiri deklarasi yang pertama kali dilakukan GNPP secara nasional.

Massa yang kebanyakan berpakaian muslim dan emak-emak itu terlihat sangat antusias menyimak orasi. ”Apa kalian datang dibayar?” tanya Ahmad Dani. Serentak dijawab massa:  tidaaak.

Orang-orang berkaos dengan tulisan tagar #2019PrabowoPresiden berseliweran pada deklarasi. Polisi pun mengawal acara itu agar berlangsungnya aman . Sebanyak 1.476 personel gabungan dari Polda Lampung dan Polresta Bandarlampung diterjunkan.

Di antara ribuan massa, beberapa masih ada yang memakai kaos #2019GantiPresiden. "Pasukan Emak-Emak" ada yang menghampiri kelompok-kelompok massa yang dengan mengatakan:Prabowo presiden ya Pak? Rata-rata dijawab : siap atau Insya Allah.

Warung tenda sekitar lokasi acara ikut ketiban rezeki. Kursi yang mereka sediakan penuh dan pesanan minuman dan panganan pun antre. ”Alhamdullilah,” ujar seorang pedagang.

Sebelum orasi, ada insiden kecil, seseorang bersenjata menyusup ke tengah massa. Aparat keamanan berhasil mendeteksi dan melumpuhkan penyusup yang berpotensi membuat gaduh deklarasi.

Deklarasi Relawan Ulama PAS Lampung sekaligus pengukuhan Presidium Daerah GNPP Lampung. Sekitar wakil 48 ormas dan organisasi komunitas dari 15 kabupaten/kota se-Lampung hadir.

Tokoh GNPP yang menghadiri deklarasi adalah Ketua Bidang Hukum dan HAM DPP Partai Gerindra yang juga pembina ACTA Habiburokhman, Fauzi Baadilah, Cut Muthia Adrina, dan Haikal Hassan. [yls]


Komentar Pembaca
Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

, 18 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Represif, Jokowi Jadi Raja Saja!

Represif, Jokowi Jadi Raja Saja!

, 18 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

, 13 SEPTEMBER 2018 , 16:15:00

HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00

Djoko Santoso: Kami Hormati Pilihan Pak Gatot Nurmantyo
<i>Asia Sentinel</i>: Pemerintahan Era SBY Cuci Uang Rp 177 Triliun
Aksi Mahasiswa UIR Pekanbaru Tempeleng Jutaan Mahasiswa Indonesia
KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

Politik17 September 2018 07:25

Kabareskrim Mau Tangkap Hendropriyono, Arief: Itu Kabar Bohong
Pileg Jangan Dikotori Aksi Saling Hujat

Pileg Jangan Dikotori Aksi Saling Hujat

Politik19 September 2018 05:33

Tuding Moeldoko Ibarat Buruk Muka Cermin Dibelah
Houston

Houston

Dahlan Iskan19 September 2018 05:00

Kiai Ma'ruf Minta Didoakan Berhasil Jadi Wapres
Uni Eropa Selidiki 28 Kelompok Produk Baja Dunia