Hanura

DPR: Pemda Harus Cari Solusi Permasalahan Nelayan Pagurawan

 JUM'AT, 14 SEPTEMBER 2018 , 10:59:00 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

DPR: Pemda Harus Cari Solusi Permasalahan Nelayan Pagurawan

Ono Surono/Net

RMOL. Nelayan di Pagurawan, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara sejak 10 hari lalu dilarang melaut karena masih menggunakan alat tangkap pukat jenis sandong, layang, gerandong dan tarik yang selama ini kerap mereka gunakan.

Larangan itu terkait Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 2/2015 tentang Larangan Penggunaan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela (trawls) dan Pukat Tarik (seine nets).

Akibatnya, ribuan nelayan Batubara dan keluarganya terancam kelaparan. Sebab sudah 10 hari mereka tidak boleh melaut karena adanya pelarangan dan ancaman penangkapan dari aparat penegak hukum.

Anggota Komisi IV DPR yang membidangi masalah perikanan dan kelautan, Ono Surono menyatakan Pemerintah Daerah untuk turun tangan mengatasi masalah ini.

"Pemerintah Daerah harus segera turun tangan karena dipastikan kapal-kapal mereka adalah kapal di bawah 30 GT yang merupakan kewenangan Pemda Propinsi," ungkap Ono kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (14/9).

Sambung Anggota DPR Fraksi PDIP tersebut, KKP RI pernah mengeluarkan surat edaran tentang pendampingan untuk nelayan yang menggunakan alat tangkap yang dilarang tersebut. Di mana semuanya diberikan pergantian alat tangkap dan permodalan.

"Jangan sampai mereka kehilangan mata pencaharian yang pada akhirnya menjadi tanggungjawab pemerintah juga," pungkas Ono. [rus]

Komentar Pembaca
Pembantaian Keluarga Nainggolan Diperagakan

Pembantaian Keluarga Nainggolan Diperagakan

, 19 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Pemprov Bali Berwenang Usir Pengusaha Tiongkok
Elpala Latihan ORAD

Elpala Latihan ORAD

, 17 NOVEMBER 2018 , 12:29:00

Meninjau PLBN Distrik Sota, Papua

Meninjau PLBN Distrik Sota, Papua

, 17 NOVEMBER 2018 , 18:25:00

Antisipasi Banjir Jakarta

Antisipasi Banjir Jakarta

, 17 NOVEMBER 2018 , 13:57:00