Verified
Hanura

Selamatkan Pejuang Lingkungan Bambang Hero

Dihukum Hakim Denda Rp 1 M, Malah Balik Nuntut Rp 510 M

 KAMIS, 11 OKTOBER 2018 , 09:28:00 WIB | LAPORAN: WIDYA VICTORIA

<i>Selamatkan Pejuang Lingkungan Bambang Hero</i>

Bambang Hero Saharjenao/Net

RMOL. Guruesar Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Bambang Hero Saharjenao terancam digugat balik atas kesaksiannya sebagai saksi ahli ketika memberikan keterangan di pengadilan terkait adanya persidangan kejahatan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang disebabkan oleh PT Jatim Jaya Perkasa (PT JJP).

Alumni IPB, Jen Maro menyampaikan, Prof Bambang Hero harus diselamatkan. Sebab, dia adalah pejuang lingkungan yang membeberkan kesalahan dan juga kejahatan para korporasi yang menggasak hutan Indonesia.

"Ada perusahaan terbukti bersalah membakar hutan Indonesia, dihukum denda 1 miliar rupiah, tapi malah balik tuntut saksi ahli sampai 510 miliar rupiah. Gila apa," tutur Jen Maro kepada wartawan di Jakarta, Kamis (11/10).

Dia menjelaskan, ketidakadilan ini menimpa Bambang Hero harus dilawan. Bambang Hero hanya memenuhi undangan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk jadi saksi ahli. Tugasnya, menghitung kerugian negara akibat kebakaran hutan yang disebabkan PT JJP.

"Tapi malah dia yang digugat balik," ujarnya.

Dia melanjutkan, dugaan kriminalisasi dan menggugat balik pejuang lingkungan bukan kejadian pertama. Lima bulan lalu, Nur Alam, eks Gubernur Sulteng yang terbukti bersalah keluarkan izin tambang bermasalah, juga menggugat Basuki Wasis yang jadi saksi ahli dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selanjutnya >
PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

, 18 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Ahmad Dhani Ditetapkan Tersangka

Ahmad Dhani Ditetapkan Tersangka

, 18 OKTOBER 2018 , 15:00:00

Usut Tuntas Kasus <i>Hoax</i>

Usut Tuntas Kasus Hoax

, 17 OKTOBER 2018 , 05:41:00

Pencakar Langit Jakarta

Pencakar Langit Jakarta

, 16 OKTOBER 2018 , 04:31:00

Dikunjungi Pejabat Mabes Polri

Dikunjungi Pejabat Mabes Polri

, 16 OKTOBER 2018 , 16:08:00