Dr. H. Oesman Sapta

Aliansi PGC Menentang IMF-Bank Dunia Kembali Diintimidasi

 KAMIS, 11 OKTOBER 2018 , 12:54:00 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Aliansi PGC Menentang IMF-Bank Dunia Kembali Diintimidasi
RMOL. Aliansi Konferensi Rakyat Global (PGC) menentang Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia kembali mengalami intimidasi dan tindakan represif dari aparat keamanan.

Aliansi PGC yang semestinya mengadakan sembilan agenda di Hotel Nirmala, Bali dibubarkan secara paksa oleh aparat hotel yang mengaku diperintahkan Polda Bali.

Koordinator Aliansi PGC, M. Ali mengatakan, pihaknya mengecam keras tindakan tersebut. Pasalnya, semua warga negara berhak mengeluarkan pendapat di muka umum yang dijamin oleh UU dan konstitusi.

Dijelaskan Ali, intimidasi yang dialami Aliansi PGC bukan kali ini saja. Jauh sebelum agenda Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018, pihaknya kerap dipersulit dan acap diintimidasi agar tidak menggelar kegiatan berupa aksi demonstrasi selama perhelatan kegiatan IMF-Bank Dunia.

Polda Bali sebelum pembukaan perdana pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia pernah mengeluarkan surat resmi yang melarang kegiatan yang melibatkan orang banyak, event orginizing dan lain sebagainya. Karena surat itu pula, pihak RRI lantas membatalkan peminjaman tempat yang sudah diajukan Aliansi PGC sebelum perhelatan tahunan IMF dan Bank Dunia digelar.

Aliansi PGC sempat protes atas kebijakan Polda Bali itu. Dalam pertemuannya dengan Kapolda Bali Irjen Polisi Petrus Reinhard Golose, pihak Aliansi PGC yang diwakili Kurniawan Sabar, Helda Khasmy mempertanyakan kebijakan itu karena bertentangan dengan UU dan konstitusi. Dalam pertemuan itu, Petrus menjamin pihak Aliansi PGC bisa melaksanakan aksi demonstrasi yang ditempatkan di Lapangan Tugu Perjuangan, Renon.

Pihak Aliansi PGC menyambut baik sikap Kapolda Bali dan akan menggelar kegiatannya dari 8 hingga 14 Oktober 2018. Akan tetapi, itu tidak sesuai kenyataannya. Justru semua kegiatan Aliansi PGC mendapat intimidasi dan represivitas aparat kepolisian yang menggunakan organisasi kemasyarakatan. Pada tanggal 10 Oktober, misalnya, manajemen RRI Bali secara sepihak membatalkan penyewaan auditorium dengan alasan kegiatannya "menentang" kebijakan pemerintah.

Ali tentu saja membantah alasan RRI itu. Kegiatan yang dilakukan Aliansi PGC sama sekali tidak merugikan rakyat. Justru kegiatan tersebut ingin membongkar kedok IMF dan Bank Dunia yang sama sekali tidak bermanfaat untuk rakyat di seluruh dunia. Misalnya, keberadaan IMF dan Bank Dunia yang telah lebih dari 60 tahun di Indonesia justru memiskinkan rakyat saban tahun.

"Itulah yang ingin kami sampaikan lewat konferensi rakyat yang melibatkan puluhan organisasi rakyat di seluruh dunia," kata Ali dalam keterangan resminya, Kamis (11/10).

Soal penolakan pihak Hotel Nirmala itu, Dirintelkam Polda Bali, Jamal mengaku tidak tahu-menahu. Keputusan tersebut sepenuhnya kewenangan pihak hotel. Tentang jawaban pihak hotel bahwa pelarangan kegiatan tersebut karena perintah Polda Bali, Jamal membantahnya.

"Saya tidak tahu kenapa hotel menolak. Itu diplintir," katanya singkat. [rus]

Komentar Pembaca
Gugatan Kisman Ke Surya Paloh Tak Mudah Didamaikan
#KataRakyat: Apa sih Unicorn?

#KataRakyat: Apa sih Unicorn?

, 20 FEBRUARI 2019 , 21:41:00

Rachma Dan Mantan Panglima NATO

Rachma Dan Mantan Panglima NATO

, 22 FEBRUARI 2019 , 18:06:00

Sandi Cium Tangan SBY

Sandi Cium Tangan SBY

, 22 FEBRUARI 2019 , 18:45:00

Mulfachri Harahap Diperiksa

Mulfachri Harahap Diperiksa

, 20 FEBRUARI 2019 , 18:53:00

Curhat Buni Yani Dalam Lapas, Apa Ahok Pernah Kelihatan Di Penjara?
Segera Berakhir, Pemerintahan Jokowi Harus Tetap Diawasi
Malam Munajat 212, 14 KAI Berhenti Luar Biasa Di Stasiun Jatinegara
Prabowo Bukan Lagi Lawan Jokowi

Prabowo Bukan Lagi Lawan Jokowi

Hersu Corner22 Februari 2019 21:13

Lima Hari Lagi

Lima Hari Lagi

Dahlan Iskan23 Februari 2019 05:16

Andi Arief: Ungkap Kejadian, Sudirman Said Hendak Dihabisi
Pakar Ekonomi Nilai Jokowi Permainkan Rakyat
Prabowo: Tidak Boleh Lagi Ada Rakyat Yang Tidak Bisa Makan
Dua Saksi Untuk Tersangka Samin Tan Mangkir Pemeriksaan
Lima Hari Lagi

Lima Hari Lagi

Dahlan Iskan23 Februari 2019 05:16

Bantuan Alsintan

Bantuan Alsintan

foto23 Februari 2019 04:29

Vaksin 14 Ribu Dosis Dikirim Ke NTB Cegah Rabies