Sudah Diperbaiki, Sensor Lion Air PK-LQP Rusak Lagi

Rabu, 28 November 2018, 17:41 WIB | Laporan: Aprilia Rahapit

Konferensi pers KNKT/RMOL

RMOL. Jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP di Perairan Tanjung Karawang 29 Oktober lalu akibat kerusakan pada sensor Angle of Attack (AoA), sehingga tidak bisa mengukur ketinggian. 

Komite Nasional Keselamatan Transportasi mengatakan, jauh sebelum terjadinya gangguan pada penerbangan Bali-Jakarta yang ditempuh Lion Air PK-LQP, komponen sensor pesawat jenis Boeing 737 Max 8 tersebut sudah diperbaiki di Amerika Serikat.

"Rusaknya kurang lebih kita punya datanya. Tapi kurang lebih tahun lalu rusaknya dan sudah diperbaiki di Florida," kata Investigator Kecelakaan Penerbangan KNKT Ony Suryo Wibowo saat konferensi pers di kantornya, Gambir, Jakarta, Rabu (28/11).
Lomba Foto SelfiePilpres2019

Ony tidak memungkiri jika komponen mesin pesawat bisa digunakan oleh pesawat lain atau kanibalisasi. Namun, itu dilakukan harus sesuai prosedur yang sudah ditentukan.

"Satu kompenen pesawat bisa dipakai bersama-sama, boleh dipakai oleh Boeing Max, boleh juga Boeing lain. Hati-hati ini bukan recycle. Setiap perbaikan komponen pesawat itu ada prosedurnya dan harus ada sertifikasinya," paparnya. [wah]

Kolom Komentar


Video

Sebelum Sandi, Jokowi Pernah Janji Hapus Ujian Nasional

Jumat, 22 Maret 2019
Video

PSI: Jokowi Anjlok Karena Korupsi Parpol Pendukung

Jumat, 22 Maret 2019
loading