CVR Lion Air Ditemukan Terkubur 20 Cm Di Dalam Lumpur

Senin, 14 Januari 2019, 16:57 WIB | Laporan: Aprilia Rahapit

Panglima Koarmada I, Laksamana Muda TNI Yodo Margono/RMOL

RMOL. Cockpit Voice Recorder (CVR) Lion Air JT-610 PK-LQP yang ditemukan di kedalaman 30 meter, di Perairan Tanjung Karawang Jawa Barat terkubur 20 cm didalam lumpur.

"Ternyata ada koreksi yang awalnya 8 meter dibawah lumpur ternyata hanya 20 cm, jadi 20 cm dibawah lumpur," ungkap Panglima Koarmada I,  Laksamana Muda TNI Yudo Margono di Kapal Spica-934 menuju Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Senin (14/1).

Sebelumnya Pushidrosal  mengerahkan KRI Spica-934 yang diberangkatkan dari Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa (8/01).

Kapal survei Hidro-Oseanografi ini diberangkatkan dibawah pembinaan Pushidrosal tersebut dilepas Kapushidrosal Laksda TNI Harjo Susmoro dan Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto serta para pejabat utama kedua lembaga.

KRI Spica-934 ini juga membawa alat yang lengkap seperti Multibeam Echosounder (MBES), Sub Bottom Profiling (SBP), Magnetometer, Side Scan Sonar, ADCP serta peralatan HIPAP yang mampu  mendeteksi sinyal dari black box.

Hingga pada Senin (14/1) pukul 08.45 WIB di koordinat 05 48 46,503 S - 107 07 36,728 T empat penyelam menemukan keberadaan CVR yang tidak jauh sekitar 10 meter dari penemuan Flight Data Recorder (FDR) beberapa waktu lalu di perairan Tanjung Karawang. [hta]

Editor: Tuahta Arief

Kolom Komentar


Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
Video

KPU: Stop Katakan Kami Curang

Jumat, 19 April 2019
Video

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Jumat, 19 April 2019
loading