Sistem Pengawasan Gunung Anak Krakatau Ditingkatkan

Selasa, 22 Januari 2019, 05:55 WIB | Laporan: Aprilia Rahapit

Kepala Badan Geologi ESDM Rudy Suhendar/RMOL

RMOL. Meletusnya Gunung Anak Krakatau pada 22 Desember 2018 lalu menjadi pelajaran penting bagi Badan Geologi Kementerian ESDM.

Kepala Badan Geologi ESDM Rudy Suhendar mengatakan, dari erupsi yang mengakibatkan tsunami di Selat Sunda itu, pihaknya meningkatkan sistem pengawasan. Yakni melengkapi peralatan pemantauan kegempaan, deformasi, dan kamera CCTV yang akan dipasang di sekitaran gunung. 

"Kami akan meningkatkan pengawasan mulai dari mungkin menambah beberapa instrumen dengan beberapa sistem yang akan dipasang di Anak Gunung Krakatau. Ada beberapa sistem yang kita digunakan supaya bisa cepat nyampainya ke pos," jelasnya di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (21/1).

Pemasangan instrumen pengawas akan dilakukan setelah adanya penurunan kondisi dari Gunung Anak Krakatau yang kini masih di level siaga dengan radius bahaya lima kilometer.

"Kita ada beberapa pasang instrumen, baik di Pulau Anak Krakataunya sendiri maupun di Pulau Panjang, Pulau Rakata, dan Pulau Sertung. Kita akan menggunakan sistem mungkin akan membuat stasiun di Pulau Sibesi. Itu strategi kita dalam pemantauan Anak Gunung Krakatau," demikian Rudy. [wah]
Editor:

Kolom Komentar


Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
Video

KPU: Stop Katakan Kami Curang

Jumat, 19 April 2019
Video

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Jumat, 19 April 2019
loading