Memanjatkan Doa Lewat Tradisi Lampion Terbang

Rabu, 06 Februari 2019, 01:50 WIB | Laporan: Aprilia Rahapit

Pengunjung Ancol menerbangkan lampion/RMOL

RMOL. Ratusan lampion diterbangkan untuk memperingati Hari Raya Imlek 2570 di Pantai Lagoon, Ancol, Jakarta, Selasa (5/2).

Antusiasme terpancar dari para pengunjung Taman Impian Jaya Ancol yang mendapatkan lampion berbagai bentuk untuk diterbangkan ke langit.

Sebelum dinyalakan dan diterbangkan, panitia meminta pengunjung melakukan proses doa atau harapan dalam Tahun Baru Imlek.

Lampion yang diterbangkan memiliki berbagai warna dan bentuk seperti berbentuk hati, tabung, bulat, dan lainnya.

Salah satu pengunjung asal Tangerang bernama Alex Suprayoga (28) mengatakan, menerbangkan lampion secara bersama-sama selalu dilakukannya setiap merayakan Imlek.

"Karena saya memang merayakannya dan selalu saya panjatkan doa khusus sebelum menerbangkannya. Saya sih berharap semuanya baik-baik saja, bahkan bisa lebih baik," jelas Alex saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL.

Masyarakat Tionghoa percaya bahwa lampion terbang khususnya yang berwarna cahaya merah memiliki filosofi sebagai simbol pengharapan tahun baru yang diwarnai keberuntungan, rezeki, dan kebahagiaan. [wah]
Editor:

Kolom Komentar


Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
Video

KPU: Stop Katakan Kami Curang

Jumat, 19 April 2019
Video

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Jumat, 19 April 2019
loading