Dr. H. Oesman Sapta

Ini Alasan FGD Bahas Cawagub DKI Tanpa Kehadiran Kandidat

 RABU, 06 FEBRUARI 2019 , 09:09:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA

RMOL. Tim fit and proper test Cawagub DKI Jakarta terus menyeleksi nama-nama yang masuk dalam bursa cawagub, salah satunya lewat tahap Forum Group Discussion (FGD) yang tidak menghadirkan cawagubnya.

Tidak main-main, meski tertutup untuk cawagub, tim panelis justru mengundang beberapa tokoh masyrakat untuk mengupas secara menyeluruh potensi-potensi yang di miliki para cawagub.

Tentu saja hal ini punya maksud dan tujuan tertentu. Ubedillah Badrun salah satu anggota tim panelis fit and proper menyampaikan tujuan tidak dihadirkannya cawagub DKI karena ingin melihat kemampuan ketiga cawagub di depan tokoh masyrakat.

"Tujuanya kami ingin mengetahui daya akseptabilitas ketiga cawagub dimata tokoh masyarakat atau pemangku kepentingan di DKI. Jadi ingin murni tanpa semacam intervensi psikologis cawagub kepada para pemangku kepentingan tersebut. Jadi sengaja tidak dihadirkan," jelas Ubedillah saat dihubungi, Rabu (6/5).

Selain itu, Ubedillah juga menambahkan bila dihadirkannya, sosok cawagub dalam FGD kemungkinan tim panelis akan bersikap subyektif dan tidak obyektif.

"Iya, kami ingin obyektif mas," jelas Ubedillah.

Jadi dengan mengambil sikap objektif, para panelis dapat menyampaikan persoalan penting di Jakarta saat FGD.

"Dalam FGD, kami memperoleh banyak masukan. Terkait sejumlah masalah krusial yang harus dituntaskan oleh gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, dari soal kemiskinan, transportasi, sampah sampai soal ekonomi secara umum maupun spesifik.

Sebelumnya, FGD itu dilaksanakan di Hotel Aston Priority di kawaan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (3/2). Beberapa tokoh Jakarta yang hadir dalam pertemuan itu yakni, Pengamat Kebijakan Publik Amir Hamzah, Ketua Dewan Kehormatan PWI Kamsul Hasan, Pengamat tata kota Yayat Supriatna, akademisi Budi Wibowo, pengusaha Sugianto, Serikat Pedagang Pribumi Sejahtera Rakhmat, dan humanika M. Sidik. [mel]
#KataRakyat: Ahok Untungkan Jokowi-Maruf

#KataRakyat: Ahok Untungkan Jokowi-Maruf

, 14 FEBRUARI 2019 , 17:00:00

Buktikan Ancaman, SP-AMT Hadang Mobil Jokowi
Tertawa Usai Diperiksa KPK

Tertawa Usai Diperiksa KPK

, 15 FEBRUARI 2019 , 02:52:00

Tebar Senyuman

Tebar Senyuman

, 13 FEBRUARI 2019 , 14:09:00

Dukung Caleg PBB

Dukung Caleg PBB

, 13 FEBRUARI 2019 , 20:57:00

Rizal Ramli Komentari Pernyataan Pedas Kwik Kian Gie Kepada Darmawan Prasodjo
Golkar: Nasdem Lepas Tangan Di <i>Injury Time</i>

Golkar: Nasdem Lepas Tangan Di Injury Time

Politik15 Februari 2019 10:37

Kata Muchdi PR, Persahabatannya Dengan Prabowo Bagai DN Aidit Dan Natsir
Propaganda Rusia, Maling <i>Kok</i> Teriak Maling

Propaganda Rusia, Maling Kok Teriak Maling

Hersu Corner06 Februari 2019 16:40

Pauline

Pauline

Dahlan Iskan16 Februari 2019 05:13

Ricuh, Massa SP-AMT Berhasil Hadang Mobil Jokowi
Pelantikan Presiden Dan Wapres Terancam Ilegal