Setiap Hari 100 Satpol PP Jaga JPM Tanah Abang

Jumat, 08 Februari 2019, 02:08 WIB | Laporan: Bonfilio Mahendra Wahanaputra

Kepala Satpol PP DKI Yani Wahyu/RMOL

RMOL. Pemprov DKI Jakarta menutup akses pejalan kaki di bawah kolong Jembatan Penyeberangan Mulitiguna (JPM) Tanah Abang.

Nantinya, pejalan kaki diarahkan untuk naik melewati JPM.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Yani Wahyu mengatakan, pihaknya selalu menyiagakan personil untuk mengawasi penggunaan JPM.

"Sebetulnya tiap hari dijaga oleh 75 anggota. Tapi hari ini ditambah jadi sekitar 100 personil," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (7/2).

Penutupan akses bagi pejalan kaki sudah resmi diberlakukan. Karena baru diterapkan, Yani mengakui masih banyak pejalan kaki yang mencoba menerobos area kolong JPM.

"Kalau bandel ya diingatkan, harus ditegakkan. Hari ini dijaga tapi jangan sampai terlalu maju banyak soalnya orang di situ. Namanya juga pusat grosir se-Asia Tenggara," jelasnya.

Hukuman bagi pejalan kaki yang melanggar belum ada, sebab sejauh ini sosialisasi terus digencarkan.

"Pertama harus edukasi dulu, dikasih tahu biar terbiasa. Kalau dia sudah paham, sudah ngerti pasti dia ikuti aturan. Kalau yang lain sudah lewat JPM, yang lain juga tidak bakal lewat bawah," papar Yani. [wah]
Editor:

Kolom Komentar


Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
Video

KPU: Stop Katakan Kami Curang

Jumat, 19 April 2019
Video

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Jumat, 19 April 2019
loading