Anies Baswedan: Hati-hati, Kendaraan Juga Bisa Jadi Pemindah Nyawa

Senin, 11 Februari 2019, 11:07 WIB | Laporan: Bonfilio Mahendra Wahanaputra

Anies Baswedan/RMOL

RMOL. Laju kecepatan berkendara juga menjadi faktor utama keselematan bagi pengemudi dan para pengguna jalan lain.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, kendaraan bermotor bisa menjadi sebuah alat yang dipergunakan untuk berpindah diri satu lokasi ke lokasi lain, tapi bila kecepatan dalam berkendara tersebut digunakan secara berlebihan, kendaraan juga bisa dijadikan sebagai alat pemindah nyawa.

"Bila kecepatan yang ditinggikan, ia (kendaraan) akan bisa menjadi alat pemindah nyawa, dari alam dunia ke alam yang lainnya. Karena itu kecepatan menjadi satu isu yang harus kita kelola dengan baik," ujar Anies saat Apel Operasi Lintas Jaya, di Lapangan IRTI Monas, Jakarta, Senin (11/2).

Menurut data yang dimiliki oleh Pemprov DKI, angka kepatuhan yang diperoleh beradasarkan hasil operasi Lintas Jaya pada tahun 2018 lalu telah meningkat sebesar 8 persen.

Anie pun berharap tahun ini, angka kepatuhan di tahun 2019 ini meningkat jauh lebih tinggi daripada peningkatan di tahun 2018. Harapannya bisa mencapai 20 persen.

"Resiko kecelakaan di jalan sangat tinggi, akibat ketidakpatuhan. Dari mulai ketidakpatuhan pada ambang batas kecepatan, sampai ketidakpatuhan pada rambu-rambu lalu lintas," kata Anies.

Dia sampaikan kepada semua petugas untuk menjalankan Operasi Lintas Jaya ini dengan tegas, disiplin, beradab, manusiawi dan persuasif.

"Karena ini menyangkut bukan saja ketertiban tapi juga perilaku pengendara," tutup Anies. [rus]

Kolom Komentar


Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
Video

KPU: Stop Katakan Kami Curang

Jumat, 19 April 2019
Video

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Jumat, 19 April 2019
loading