Di Istighasah Caleg Rocker, Pramono Anung Sebut DPR Butuh Orang Jujur

Senin, 18 Maret 2019, 00:36 WIB | Laporan: Hendry Ginting

Caleg PDIP Pulung Agustanto/RMOL

RMOL. Mantan Sekjen PDI Perjuangan Pramono Anung Wibowo mengajak para ibu majelis taklim untuk memilih figur-figur yang baik sebagai anggota legislatif.

Menurutnya, wakil rakyat yang jujur dan perhatian pada konstituen akan sangat menentukan perjalanan masa depan bangsa.

Pramono menyampaikan hal itu saat menghadiri istghasah dan peresmian Majelis Taklim Raudlatul Falah Lil Muta'alimin binaan caleg PDIP Pulung Agustanto di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (17/3).

Politikus yang kini menjabat sekretaris kabinet itu mengaku sudah empat kali menjadi anggota DPR RI sehingga tahu persis bagaimana lembaga wakil rakyat tersebut.

Pramono mengatakan, DPR membutuhkan orang-orang jujur, tidak korupsi, dan sudah selesai dengan dirinya.

Karena itu, pihaknya mengajak jemaah majelis taklim mengenali para caleg dan memilih figur yang benar-benar punya kepedulian terhadap rakyat. Harapannya, pemilih tidak salah pilih orang bermasalah sebagai wakil rakyat.

Pramono lantas memuji rencana Pulung mewakafkan gajinya jika kelak terpilih menjadi anggota dewan. Menurutnya, tanggung jawab wakil rakyat adalah kepada para pemilihnya.

"Karena itulah yang akan menjaga dirinya, melindungi dirinya," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Pulung kembali menyampaikan rencana mewakafkan gajinya jika kelak menjadi anggota DPR. Politikus muda berjuluk caleg rocker itu akan membentuk koperasi bagi konstituen.

"Insya Allah gaji dari DPR nanti akan saya wakafkan untuk koperasi pulsa listrik dan telepon," ujarnya.

Pulung menambahkan, ikhtiarnya menjadi caleg bukan untuk mencari kekayaan. Sebab, cucu kiai ternama di Magelang itu sudah bisa hidup berkecukupan dengan usahanya selama ini.

Koperasi yang akan didanai dengan gajinya sebagai anggota DPR kelak juga sebagai pertanggung jawaban kepada konstituen.

"Inilah upaya saya menjaga silaturahmi dengan konstituen," ujarnya.

Pulung pun mengharapkan para ibu majelis taklim bisa mendukung ikhtiarnya dalam pemilu yang digelar 17 April nanti.

"Mohon saya dibantu," pinta Pulung.
Editor:

Kolom Komentar


loading