LION AIR JATUH

KNKT Akui Ada Pilot Ketiga Sebelum JT610 Jatuh Di Tanjung Karawang

Kamis, 21 Maret 2019, 19:45 WIB | Laporan: Idham Anhari

Konpers KNKT/RMOL

RMOL. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) membenarkan ada pilot ketiga dalam penerbangan pesawat Lion Air JT 043 sebelum akhirnya jatuh di perairan Tanjung Karawang, (29/10) tahun lalu.

“Pada penerbangan JT 043 dari Denpasar ke Jakarta yang mengalami gangguan setelah digantinya angle of attack sensor, KNKT menyampaikan bahwa benar ada pilot lain yang berada di kokpit pada penerbangan itu," kata Soerjanto di kantor KNKT, Kamis (21/3).

Adapun pilot itu, kata Soerjanto adalah pilot yang telah selesai bertugas dan akan kembali ke Jakarta.

“Pilot ini memiliki kualifikasi sebagai pilot B737-8 MAX,” kata dia.

Kepada yang bersangkutan, jelas Soerjanto, telah dilakukan investigasi. Namun sesuai dengan UU No 1/2009 Pasal 359, hasil wawancara alias investigasi tidak boleh disampaikan.

Soal klarifikasi pilot ketiga ini menyusul adanya informasi bahwa yang bersangkutan menyelamatkan penerbangan pesawat Lion Air PK LQP JT 043 rute Denpasar-Jakarta yang mengalami kerusakan angle of attack.

Pilot yang duduk di kursi cadangan dalam kokpit itu mampu mendiagnosis masalah dengan tepat dan menonaktifkan sistem kontrol penerbangan yang mengalami malfungsi hingga berhasil mendaratkan pesawat dengan selamat di Jakarta.
Editor: Diki Trianto

Kolom Komentar


loading