Polisi Berhasil Identifikasi 74 Korban Jiwa Banjir Bandang Sentani

Senin, 25 Maret 2019, 04:26 WIB | Laporan: Diki Trianto

Banjir Sentani/Dok.BNPB

RMOL. Puluhan korban jiwa banjir bandang Sentani, Jayapura berhasil teridentifikasi oleh Kepolisian Daerah Papua.

Setidaknya, ada 74 korban yang berhasil diidentifikasi nama-namanya dan telah diambih pihak keluarga dari RS Bhayangkara, Jayapura.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal megatakan, jumlah tersebut belum semuanya mengingat total yang dilaporkan ke posko induk bencana perkantoran Bupati Jayapura berjumlah 105 korban.

"Dari jumlah 97 kantong berisi jenazah, 74 di antaranya berhasil diidentifikasi, sisanya 22 jenazah masih dalam proses identifikasi," kata Kombes AM Kamal dilansir Antara, Senin (25/3).

Adapun nama-nama ke-74 korban tersebut adalah :

Tiara, Nur Asifah, Jean Felle, Edi Giori Gilbert Fernadus, Gunawan Weya, William Steven Erary, Wilem Tapilatu, Elsita F. Setiarini, Elisa Benyamin Fernandus, Yunanik, Aglan Monim, Loowik Tukayp, Kaidina Wanimbo, Martina Maria Monim, Bayi Ny. Mira Wenda, Evelin Elin Korwa, Kristian Erary, Viktoria Erary.

Denselina, Nortee Monim, Ikel Wenda, Poniman Tabuni, Mince Payokwa, Witen Li alias Withen Efendi, Santi Van Gobel, Supardi Hasan, DewiyanaLidiawati Yom, Titus Malo, Willem Suebu, Sariana, Septian Bida Kedeng, Enagap Kogoya, Ubena Murib, Estrael Kogoya, Rikardo Lepi,  Alex Kogoya, Boyke Tamba tua Sihombing.

Kemudian Yosafat C. Ronaldo Duwiri, Maria Hana Yom, M. Ardiansyah, Oktovina Andatu, Bendina tabuni, Jimmy hendrik Ondi, Yafet Yom, Yosepin Monim, Ningsih M. Suebu, Kristina Monim, Arlyn Meyerary, Lamek Monim, Yubelina Malo, Medinus Wenda, Bocis Wisal, Risma Handayani Supardi, Rambo Wanimbo, Ance Kogoya

Yahya kasipdana, Yerison Kogoya, Brian Natanael Sokoy, Mulin Enembe, Melati Kea, Serly Pahabol, Kemiro Wanimbo, Yohana Kubia, Novita Kogoya, Perina Wonda, Nulimera Karoba, Nikonias Wamonik, Alven Penggu, Peki Liwiya, Febrianti Anggraeni Mansawan, Derina Weya alias Derina Tabuni, Bayi Randi Wakur, Imanuel Shane, Martha Sokoy, dan Bayi Glori Wanimbo.
Editor: Diki Trianto

Kolom Komentar


loading